
JAKET berkerah bulu boleh jadi merupakan gaya terbaru di atas catwalk. Namun Februari mendatang, Bryant Park akan memberi lebih dari sekadar mode. Perhelatan mode akbar itu akan menjadi panggung pembuktian bagi para wajah baru.Industri ritel memang terlihat bergerak bangkit dari keterpurukannya sejak krisis global pertengahan tahun lalu. Namun, penjualan rupanya belum memberikan dampak signifikan. Karenanya, pekan mode menjadi satu-satunya strategi guna meningkatkan pendapatan pada awal tahun. Kendati demikian, Pekan Mode New York pun terancam goyah karena beberapa nama besar dan desainer veteran seperti Vera Wang, Betsey Johnson, dan Carmen Marc Valvo, memutuskan absen dari pergelaran mode reguler itu. Mereka memutuskan menggelar pertunjukan privat yang cenderung lebih murah.Kenyataan itu bagaimanapun, tidak mengubah optimisme penyelenggara. IMG Fashion, organisator Pekan Mode New York, menyebutkan, perhelatan Februari nanti lebih semarak ketimbang September lalu. Sebanyak 70 desainer mempertunjukkan koleksi mereka untuk musim semi dan musim panas 2009. "Tahun ini Carolina Herrera dan Tommy Hilfiger masih akan mengikuti jadwal seperti biasa," ujar juru bicara IMG.Malah "keluarnya" nama-nama besar dari agenda membuat desainer baru lebih leluasa "bergerak" maju untuk menggunakan runway Pekan Mode New York sebagai ajang unjuk kemampuan. Bagi rumah mode anyar, seperti Nicholas K, Adam Lippes, dan Rast, label baru milik Justin Timberlake, ini adalah kesempatan yang tidak boleh disiasiakan. Begitu juga bagi desainer "kecil", malah ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk tampil di pertengahan minggu ketika para pembeli hadir lebih banyak ketimbang pada akhir pekan. Misalnya saja desainer Brasil Alexandre Herchcovitzh, yang selalu mendapat waktu pertunjukan pada hari Sabtu. "Tahun ini, IMG menyetujui permohonan saya untuk tampil pada pertengahan minggu. Ini akan menjadi perubahan yang bagus. Para pembeli dan editor selalu mencari sesuatu yang baru dan itulah yang akan mereka dapatkan di Pekan Mode New York, Februari mendatang," tutur Herchcovitzh."Ini adalah waktu Anda bisa mendapatkan promosi besar-besaran, langsung di hadapan khalayak internasional jika Anda memang punya kemampuan," timpal Nicholas Kunz, yang mendirikan rumah mode Nicholas K bersama saudaranya, Christopher, enam tahun lalu. Lebih lanjut Kunz mengatakan, nama besar Pekan Mode New York yang akan mengangkat para desainer baru agar "terlihat" oleh editor mode dan buyer internasional. "Tidak seperti label besar yang bisa menjadwalkan pertunjukan sendiri, bagi desainer baru catwalk Bryant Park adalah emas," sebut Kunz.Hal senada diungkapkan Susan Scafidi, pengajar mode di Fordham University. "Bila Anda seorang desainer ternama atau pemilik label besar, Anda bisa melakukan pertunjukan di ujung terjauh kota dan Anna Wintour (editor-in-chief majalah Vogue Amerika) tetap akan datang.Namun, bila Anda adalah desainer baru, Anda harus bias menyambar semua kesempatan bagus yang ada," papar Scafidi. Namun, masuk dalam daftar desainer yang akan muncul di Bryant Park bukan berarti jalan desainer langsung mulus. Malah, ada harga tinggi yang harus dibayar sebelum buket bunga dan tepuk tangan riuh menjadi milik mereka. Tahun ini, Council of Fashion Designers of America (CFDA) menetapkan biaya pertunjukan untuk satu kali show termasuk lighting, musik latar, model, dan staf belakang panggung, bisa mencapai kisaran antara USD100.000 hingga lebih dari USD750.000.


0 komentar:
Posting Komentar